Rekayasa Genetika dalam Perspektif Alkitab Berdasarkan Kejadian 1:26-31 Tentang Manusia Sebagai Gambar Allah
DOI:
https://doi.org/10.66429/qqzvkq79Keywords:
Rekayasa genetika, Imago Dei, Kejadian 1:26–31, etika Kristen, CRISPR-Cas9, teologi penciptaanAbstract
kaji rekayasa genetika dalam perspektif Alkitab berdasarkan Kejadian
1:26–31 tentang manusia sebagai gambar dan rupa Allah (Imago Dei). Perkembangan
teknologi rekayasa genetika, khususnya melalui CRISPR-Cas9, memberikan peluang besar
dalam dunia kesehatan dan ilmu pengetahuan, seperti penyembuhan penyakit genetik dan
peningkatan kualitas hidup manusia. Namun, kemajuan tersebut juga menimbulkan berbagai
persoalan etis dan teologis terkait martabat manusia, batas moral, serta kemungkinan manusia
melampaui perannya sebagai ciptaan Allah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekayasa genetika berdasarkan konsep Imago Dei
serta merumuskan prinsip-prinsip etika Kristen dalam menilai penggunaan teknologi genetika
secara bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan
pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis teologis-biblika. Data diperoleh
dari Alkitab, buku teologi, jurnal akademik, dan literatur ilmiah yang berkaitan dengan
rekayasa genetika, bioetika, dan teologi penciptaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
rekayasa genetika dapat dipahami sebagai bagian dari mandat budaya manusia untuk
mengelola ciptaan melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.
Namun, penggunaannya harus tetap menghormati kedaulatan Allah, martabat manusia
sebagai Imago Dei, dan nilai kesucian kehidupan. Etika Kristen menegaskan bahwa rekayasa
genetika dapat diterima apabila digunakan untuk tujuan kasih, penyembuhan, dan
kesejahteraan manusia, tetapi harus dibatasi dari praktik yang merendahkan martabat
manusia, seperti manipulasi embrio secara sembarangan dan penciptaan designer babies.
Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara iman Kristen, etika,
dan perkembangan bioteknologi agar rekayasa genetika dimanfaatkan secara bijaksana,
bertanggung jawab, dan sesuai dengan kehendak Allah.
Downloads
References
Aprijani, D. A., dan M. A. Elfaizi. Bioinformatika: Perkembangan, Disiplin Ilmu dan
Penerapannya di Indonesia. Jakarta: Universitas Gunadarma, 2004.
Darmadipura, M. S., Y. Syukriani, F. Basbeth, Q. Sachrowardi, B. I. Fitrasanti, J. Abraham,
dan S. Dahlan. Isu Etik dalam Penelitian di Bidang Kesehatan. YARSI University,
2013.
Ekeke, E., dan C. Uchegbue. “Solving the Problem of Infertility among Christians: A
Bioethical Appraisal.” American Journal of Social and Management Sciences (2010).
Godard, T., D. Zühlke, G. Richter, M. Wall, M. Rohde, K. Riedel, dan R. Biedendieck.
“Metabolic Rearrangements Causing Elevated Proline and Polyhydroxybutyrate
Accumulation during the Osmotic Adaptation Response of Bacillus megaterium.”
Frontiers in Bioengineering and Biotechnology 8 (2020): 47.
Gulo, E., H. P. A. Taliak, A. E. S. Zai, dan M. I. Rajaguguk. “Rekayasa Genetik dalam
Perspektif Etika Kristen: Telaah Teologis atas Martabat Manusia sebagai Imago Dei.”
Jurnal Padamu Negeri 3, no. 2 (2026): 90–98.
Hamzah, P., B. D. H. Setyono, M. D. Sani, E. P. Tenriawaru, H. Alang, J. R. Ashar, dan F.
Prasetyawan. Bioteknologi Konvensional dan Modern. Mega Press Nusantara, 2024.
Ilmiyah, N. “Implikasi Bioetika dalam Perspektif Islam: Analisis Literatur tentang Peran
Teologi dalam Isu Biologi Reproduksi dan Genetika.” Interdisciplinary Explorations
in Research Journal 3, no. 2 (2025): 506–523.
Jacobs, J. J., I. M. Tombeng, dan M. L. Mawuntu. “Imago Dei dalam Lensa Yohanes Calvin
sebagai Pendekatan terhadap Kaum Disabilitas.” Imitatio Christo: Jurnal Teologi dan
Pendidikan Agama Kristen 2, no. 1 (2026): 86–103.
Lugu, S., dan I. Bahtera. “Imago Dei di Era Artificial Intelligence: Refleksi Teologis tentang
Relasi Tuhan, Manusia, dan Teknologi.” Dorea: Jurnal Teologi dan Pendidikan
Kristiani 3, no. 2 (2025): 86–106.
Neonisa, E. Y., dan F. Ottu. “Manajemen Pembelajaran Pendidikan Kristen Berbasis Imago
Dei: Refleksi Kejadian 1:26–27.” Servita Dei: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
1, no. 1 (2025): 103–121.
Nurnaeni, N. “Studi Yuridis tentang Penggunaan Genetik dalam Diagnosis Kanker:
Tantangan Hukum dan Etika dalam Implementasi Teknologi Genomik.” Jurnal Berita
Kesehatan 18, no. 1 (2025): 65–76.
Oh, J. J. “Editing Eden: CRISPR, the Image of God, and the Ethics of Genetic Intervention.”
The Linacre Quarterly (2026). https://doi.org/10.1177/00243639261430433.
Oliver, E. “Digital Game-Based Learning and Technology-Enhanced Learning for
Theological Education.” Verbum et Ecclesia 39, no. 1 (2018): 1–8.
Pasang, A. Teologi Penciptaan dan Tanggung Jawab Ekologis: Fondasi Pendidikan Kristen
yang Transformatif. Feniks Muda Sejahtera, 2026.
Patibang, O. I., Y. P. Kalista, dan C. Midian. “Citra Manusia dalam Teologi Kristen: Sebuah
Tinjauan Humanis terhadap Imago Dei.” Humanitis: Jurnal Humaniora, Sosial dan
Bisnis 3, no. 1 (2025): 188–199.
Pertiwi, W., L. Judijanto, M. Apriansi, J. F. Suparningtyas, Y. G. Lada, S. Mahyuni, dan H.
S. Nuroniah. Bioteknologi: Teori dan Penerapan dalam Berbagai Bidang. PT
Sonpedia Publishing Indonesia, 2025.
Purwoto, H. “Transformasi Kepribadian melalui Augmentasi Teknologi: Perspektif Imago
Dei.” Jurnal Teologi Cultivation 9, no. 2 (2025): 425–451.
Reilly, C. M. “A Virtuous Appraisal of Heritable Genome Editing.” The Linacre Quarterly
87, no. 2 (2020): 223–232.
Rizqita, A. N., C. Kamila, M. G. Halim, T. Cahyanto, dan Y. Kulsum. “Perspektif Bioetika
dan Etika Islam: Penggunaan Metode CRISPR dalam Ketahanan Pangan.”
Tumbuhan: Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian dan Ilmu Kehutanan 2, no. 1 (2025):
116–128.
Rusmiyati, R., T. C. Kumanireng, K. A. Falihah, R. Widyaningtyas, dan A. M. Mooy.
“Perspektif Tokoh Agama tentang Teknologi Rekayasa Genetika pada Manusia.”
Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer 1, no. 1 (2022).
Sibarani, D. “Tinjauan Etis terhadap Rekayasa Genetika dalam Kajian Human Cloning.”
Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral 3, no. 2 (2024): 155–168.
Simanjuntak, N. R., F. S. Marpaung, dan M. Harianja. “Transhumanisme dan Pemahaman
Kekristenan tentang Hak untuk Hidup dalam Wajah Rekayasa Genetika Manusia.”
Jurnal Diakonia 5, no. 1 (2025): 1–16.
Stevanus, K. “Pelestarian Alam sebagai Perwujudan Mandat Pembangunan: Suatu Kajian
Etis-Teologis.” Kurios 5, no. 2 (2019): 94–108.
Sugiarto, J., R. F. Gaol, dan S. G. Litaay. “Imago Dei sebagai Suatu Relasi: Analisis tentang
Dampak Dosa terhadap Gambar dan Rupa Allah.” Huperetes: Jurnal Teologi dan
Pendidikan Kristen 3, no. 2 (2022): 138–147.
Tomusu, A. Y. “Memahami Mandat Kebudayaan dalam Upaya Melaksanakan Tugas
Penatalayanan Lingkungan Hidup.” Sesawi: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2,
no. 1 (2020): 13–24.
Waruwu, E. W., dan M. Lawalata. “Membangun Masyarakat Digital yang Beretika:
Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kristen di Era Teknologi Digital 5.0.” Didache: Journal
of Christian Education 5, no. 1 (2024): 22–46.
Yohanes, H. “Manusia sebagai Citra Allah di Bait Semesta: Tinjauan terhadap Imago Dei,
Homo Liturgicus, dan Implikasi terhadap Pendidikan Kristen.” Dunamis: Jurnal
Teologi dan Pendidikan Kristiani 9, no. 1 (2024): 247–266.
권혁남. “Christian Ethical Criticism on Genome Editing Technology (CRISPR-Cas9).”
신학과 실천 (2018): 455–478.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Suprianti Bili, Yufri Yermi Ndun, Martinus Loghe Bondi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles published in Jurnal Therapeuo Teologi dan Pendidikan Kristen are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This license permits anyone to copy, redistribute, remix, transmit, and adapt the work, provided the original work and source are appropriately cited.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Therapeuo Teologi dan Pendidikan Kristen dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan siapa saja untuk menyalin, menyebarluaskan, mencampur, mengirimkan, dan mengadaptasi karya tersebut, asalkan karya asli dan sumbernya dikutip dengan benar.





