Redefinisi Imago Dei di Era Algoritma Sebuah Kritik Dogmatika Terhadap Personifikasi Artificial General Intelligence
Kata Kunci:
Artificial General Intelligence, Imago Dei, Karl Barth, Kepribadian, Tekno-AnimismeAbstrak
Kemajuan pesat Artificial General Intelligence (AGI) telah memicu krisis ontologis dalam antropologi teologis. Ketika mesin menunjukkan kemampuan generatif untuk meniru nalar, emosi, dan kreativitas manusia, definisi klasik Imago Dei yang bersifat substantif (rasionalitas) mengalami keguncangan fundamental. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi fenomena personifikasi AI melalui kritik dogmatika Reformed. Dengan menggunakan metode kualitatif studi pustaka dan pendekatan interdisipliner (teologi-filsafat), penelitian ini membenturkan ontologi mesin dengan ontologi manusia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa personifikasi AGI adalah bentuk idolatria modern. Dengan meminjam argumen Chinese Room John Searle dan teologi Analogia Relationis Karl Barth, artikel ini menyimpulkan bahwa Imago Dei tidak terletak pada kapasitas komputasi (yang bisa ditiru mesin), melainkan pada kapasitas perjanjian (covenantal capacity) yang unik.
Referensi
Barth, Karl. Church Dogmatics III/1: The Doctrine of Creation. Edinburgh: T&T Clark, 1958.
Boethius. The Theological Tractates. Translated by H.F. Stewart. London: Heinemann, 1918.
Bostrom, Nick. Superintelligence: Paths, Dangers, Strategies. Oxford: Oxford University Press, 2014.
Calvin, John. Institutes of the Christian Religion. Edited by John T. McNeill. Louisville: Westminster John Knox Press, 2011.
Cole-Turner, Ronald. Transhumanism and Transcendence: Christian Hope in an Age of Technological Enhancement. Washington, D.C.: Georgetown University Press, 2011.
Gunton, Colin E. The Promise of Trinitarian Theology. Edinburgh: T&T Clark, 1997.
Harari, Yuval Noah. Homo Deus: A Brief History of Tomorrow. London: Harvill Secker, 2016.
Hefner, Philip. The Human Factor: Evolution, Culture, and Religion. Minneapolis: Fortress Press, 1993.
Hertzfeld, Noreen. In Our Image: Artificial Intelligence and the Human Spirit. Minneapolis: Fortress Press, 2002.
Hoekema, Anthony A. Created in God's Image. Grand Rapids: Eerdmans, 1986.
Kurniawan, Andreas, Fandy Prasetya Kusuma, and Tjutjun Setiawan. "Etika Kristen dalam Era AI: Pergulatan Moral Gereja di Tengah Transformasi Digital." AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 4, no. 2 (2025): 111–125.
Kurzweil, Ray. The Singularity Is Near. New York: Viking, 2005.
Lugu, S., and I. Bahtera. "Imago Dei Di Era Artificial Intelligence: Refleksi Teologis Tentang Relasi Tuhan, Manusia, Dan Teknologi." Dorea: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (2025): 86–106.
Manullang, S. O. "Imago Dei Dan Masa Depan Artificial Intelligence (AI): Mengeksplorasi Kemungkinan Kemiripan Dengan Ciptaan Manusia." Jurnal Teologi (Journal of Theology) 13, no. 1 (2025): 45–60.
Merritt, Jonathan. "Is AI a Threat to Christianity?" The Atlantic, February 2023.
Peters, Ted. "The Soul of Trans-Humanism." Dialog: A Journal of Theology 44, no. 4 (2015): 381–395.
Purwatma, Mertepa. "Teologi Di Era Revolusi Industri 4.0." Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 4, no. 2 (2020): 286–303.
Searle, John R. "Minds, Brains, and Programs." Behavioral and Brain Sciences 3, no. 3 (1980): 417–457.
Singerin, A. D. "Etika Kepemimpinan Kristen Dan AI: Menjaga Kemanusiaan Di Tengah Inovasi." Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner 4, no. 1 (2025): 12–25.
Tandana, Ester Agustini. "Christian Ethics toward Artificial Intelligence and Its Impacts on Humanity." Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 7, no. 2 (2023): 140–148.
Turkle, Sherry. Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other. New York: Basic Books, 2011.
Wirzba, Norman. This Sacred Life: Humanity's Place in a Wounded World. Cambridge: Cambridge University Press, 2021.
Zaluchu, Sonny Eli. "Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama." Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28–38.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Theo Pilus Candra, Demas Arendra, Eiodia Eveline Permata Sari (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Pengguna bebas untuk menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang materi ini dalam media atau format apa pun, selama mencantumkan nama penulis dan sumber asli, serta mendistribusikan karya turunan di bawah lisensi yang sama.

