Gereja dan Negara dalam Sejarah Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.66429/42195e03Keywords:
Gereja dan Negara, Sejarah Indonesia, Relasi agama dan Politik, Pancasila, Kekebasan BeragamaAbstract
Jurnal ini membahas dinamika relasi gereja dan negara dalam sejarah Indonesia,
meliputi masa kolonial, awal kemerdekaan, Orde Baru, dan era Reformasi. Penelitian ini
menggunakan pendekatan historis dan analisis deskriptif-kualitatif untuk menelusuri
perubahan pola hubungan antara institusi gereja dan kekuasaan negara dalam konteks sosial
politik yang berbeda. Pada masa kolonial, gereja cenderung berada dalam posisi subordinatif
dan terintegrasi dengan struktur kekuasaan pemerintah kolonial. Memasuki masa
kemerdekaan, relasi tersebut mengalami transformasi dalam kerangka negara Pancasila yang
mengakui peran agama dalam kehidupan publik tanpa menjadikannya sebagai agama negara.
Pada era Orde Baru, hubungan gereja dan negara berlangsung dalam sistem politik yang
terkontrol, sedangkan era Reformasi menghadirkan ruang demokratisasi dan kebebasan
beragama yang lebih luas, meskipun diwarnai tantangan intoleransi. Kajian ini menyimpulkan
bahwa relasi gereja dan negara di Indonesia bersifat dinamis dan kontekstual, dengan model
ideal berupa kemitraan kritis-konstruktif dalam kerangka nilai-nilai Pancasila.
Downloads
References
Halava, Yulina, dan Sormawati Lamal. “Sejarah Gereja di Indonesia: Peran Misionaris dalam Penyebaran
Kekristenan.” Jurnal Silah Asah 2, no. 1 (2025): 2. https://doi.org/10.54765/salihasah.
Putra, Zulfikar, dan Farnd Waydi. Buku Ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Panduan Kuliah di
Perguruan Tinggi. Malang: Ahlimedia Book, 2021.
Graves, Allen W. “A Church At Work: A Handbook of Church Polity,”. Nashville: Convention Press, 1972.
Almahdali, Humairah. Ilmu Negara. Padang: CV. Gita Lentera, 2023.
Berkhof, H., dan I. H. Enklaar. Sejarah Gereja. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 1999.
Napel,Henk ten. “Kamus Teologi Inggris – Indonesia,”. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2002.
Denzin, Norman K., dan Yvonna S. Lincoln. Handbook of Qualitative Research. Thousand Oaks, CA: Sage
Publications, 1994.
Erickson, Frederick. “Qualitative Methods in Research on Teaching.” Dalam Handbook of Research on
Teaching, disunting oleh Merlin C. Wittrock, 119–161. New York: Macmillan, 1986.
Kirk, John, dan Marc L. Miller. Reliability and Validity in Qualitative Research. Beverly Hills: Sage
Publications, 1986.
Subagyo, G. B. Menuju Gereja Mandiri: Sejarah Keuskupan Agung Semarang di Bawah Dua Uskup, 1940
1951. Yogyakarta: Penerbit Universitas Sanata Dharma, 2005.
Lamal, Suruwati, dan Yuslina Halawa. “Sejarah Gereja di Indonesia: Peran Minoritas dalam Penyebaran
Kekristenan.” Jurnal Silih Asah 2, no. 1 (2025): 2. https://doi.org/10.54765/silihasah.
Ahmad, dkk. Sejarah Nasional Indonesia. Sumatera Barat: CV. Gita Lentera, 2024.
Hutahaean, Wendy Sepmady. Sejarah Gereja Indonesia. Malang: Ahlimedia Press IKAPI, 2017.
Pontonuwu, Williyanto. Sejarah Gereja Indonesia. Semarang: Tera Kata, 2019.
De Jonge, Christian. Gereja Mencari Jawab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.
14
Hutapea, Spencer Ripelhot. Buku Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Katolik: Pengantar Sejarah, Dasar
Teologis, Teori dan Aplikasi. Jawa Tengah: PT Reformasi Jangkar Philosophia, 2026.
Pontonuwu, Williyanto. Sejarah Gereja Indonesia. Semarang: Tera Kata, 2019.
Assa, Changlie Harter. “Sejarah Lahirnya Gereja Kebangsaan di Minahasa: The History of the Church of
Nation in Minahasa.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 2 (2021): 108.
De Jonge, Christian. Sejarah Gereja Katolik Indonesia. Jilid 5. Bandung: Kanisius, 2001.
Van den End, Th. Harta dalam Bejana. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.
Daulay, Richard M. Agama dan Politik di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.
Van den End, Th., dan J. Weitjens. Ragi Carita 2: Sejarah Gereja di Indonesia 1860-an–Sekarang. Jakarta:
BPK Gunung Mulia, 1999.
Henley, David E. F. Nationalism and Regionalism in a Colonial Context: Minahasa in the Dutch East Indies.
Canberra: Australian National University, 1992.
Van den End, Th., dan J. Weitjens. Ragi Carita 2: Sejarah Gereja di Indonesia 1860-an–Sekarang. Jakarta:
BPK Gunung Mulia, 1999.
Van Klinken, Gerry. Minorities, Modernity and the Emerging Nation: Christians in Indonesia, a Biographical
Approach. Leiden: KITLV Press, 2003.
Schouten, M. J. C. “Myth and Reality in Minahasan History: The Waworuntu–Gallois Confrontation.” Paris:
Archipel, 1987.
Simatupang, T. B. Realisme yang Berpengharapan. Jakarta: Dewan Gereja-Gereja di Indonesia, 1981.
Van den End, Th., dan J. Weitjens. Ragi Carita 2: Sejarah Gereja di Indonesia 1860-an–Sekarang. Jakarta:
BPK Gunung Mulia, 1999.
Demmulder. Menyongsong Tahun 2000. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1987.
Wakkary, M. D. Siap Menghadapi Peperangan Rohani. Pare: Dep. Lit. dan M.M. MP-GPDI, 1996.
Aritonang, Jan S. “Minat dan Pilihan Politik Orang Kristen Indonesia 1955–2009: Sebuah Kajian Historis
Teologis.” Studia Philosophica et Theologica 9, no. 2 (2009): 191–213.
Faturohman, Afi Nurul, Febriyanti, dan Jihan Hidayah. “Kebebasan Beragama sebagai Bagian dari Hak Asasi
Manusia.” Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 1, no. 3 (2024): 316.
https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i3.229.
Robison, Richard, dan Vedi R. Hadiz. Bangkitnya Kapitalisme Indonesia. Jakarta: Komunitas Bambu, 2012.
Wakkary, M. D. Siap Menghadapi Peperangan Rohani. Pare: Dep. Lit. dan M.M. MP-GPDI, 1996.
Aritonang, Jan S. “Minat dan Pilihan Politik Orang Kristen Indonesia 1955–2009: Sebuah Kajian Historis
Teologis.” Studia Philosophica et Theologica 9, no. 2 (2009): 191–213.
Faturohman, Afi Nurul, Febriyanti, dan Jihan Hidayah. “Kebebasan Beragama sebagai Bagian dari Hak Asasi
Manusia.” Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 1, no. 3 (2024): 316.
https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i3.229.
Robison, Richard, dan Vedi R. Hadiz. Bangkitnya Kapitalisme Indonesia. Jakarta: Komunitas Bambu, 2012.
Wakkary, M. D. Siap Menghadapi Peperangan Rohani. Pare: Dep. Lit. dan M.M. MP-GPDI, 1996.
Rauf, Maswadi. Konsensus Politik: Sebuah Penjajagan Awal. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi,
Departemen Pendidikan Nasional, 2000.
Sabine, George H. Teori-Teori Politik. Jakarta: Penerbit Binacipta, 1963.
Aritonang, Jan S. “Kiprah Kristen dalam Sejarah Perpolitikan di Indonesia.” Jurnal Teologi Proklamasi, no. 4,
Th. 2 (September 2003): 9–48.
15
Hadi, Kisno. “Gereja Bertukar Jalan.” Dalam Teologi Politik, disunting oleh Zakaria J. Ngelow, John
Campbell-Nelson, dan Julianus Mojau, 272. Makassar: Yayasan Oase Intim, 2013.
Van Klinken, Gerry. “Kembalinya Para Sultan: Pentas Gerakan Komunitarian dalam Politik Lokal.” Dalam
Adat dalam Politik Indonesia, disunting oleh Jamie S. Davidson dkk., 166. Jakarta: Buku Obor dan KITLV
Jakarta, 2010.
Budiardjo, Miriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia, 1981.
Faturohman, Afi Nurul, Febriyanti, dan Jihan Hidayah. “Kebebasan Beragama sebagai Bagian dari Hak Asasi
Manusia.” Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 1, no. 3 (2024): 316.
https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i3.229.
Purbopranoto, Kuntjoro. Hak-Hak Asasi Manusia dan Pancasila. Jakarta: Pradnya Paramita, 1969.
Pujiarto, St. Harum. HAM di Indonesia: Suatu Tinjauan Filosofis Berdasarkan Pancasila dan Permasalahannya
dalam Hukum Pidana. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya, 1993.
Sunggono, Bambang, dan Aries Harianto. Bantuan Hukum dan HAM. Bandung: Mandar Maju, 1994.
Tim Peneliti Yayasan Paramadina, MPRK-UGM, dan ICRP. Kontroversi Gereja di Jakarta. Yogyakarta: CRCS
UGM, 2011.
Bahar, Saafroedin. HAM: Analisis Komnas HAM dan Jajaran Hankam ABRI. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan,
1996.
Hardjowirogo, Marbangun. Hak-Hak Manusia. Jakarta: Yayasan Idayu, 1981.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Martinus Loghe Bondi, Paulina Wini Tada (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles published in Jurnal Therapeuo Teologi dan Pendidikan Kristen are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This license permits anyone to copy, redistribute, remix, transmit, and adapt the work, provided the original work and source are appropriately cited.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Therapeuo Teologi dan Pendidikan Kristen dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan siapa saja untuk menyalin, menyebarluaskan, mencampur, mengirimkan, dan mengadaptasi karya tersebut, asalkan karya asli dan sumbernya dikutip dengan benar.





