Analisis Teologis-Pastoral Fenomena Quarter-Life Crisis pada Pemuda Gereja Masa Kini
Kata Kunci:
kecemasan, pemuda gereja, pendampingan pastoral, quarter-life crisis, teologi vokasiAbstrak
Quarter-life crisis (QLC) merupakan periode krusial berupa kecemasan eksistensial yang dialami individu usia 20–30 tahun terkait masa depan karier dan relasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi fenomena QLC di lingkungan pemuda gereja melalui lensa teologis-pastoral. Menggunakan metode campuran (mixed-method) dominan kualitatif yang didukung data survei dari 40 responden, penelitian menemukan bahwa indikator perbandingan sosial di media sosial menjadi pemicu utama kecemasan (87%). Secara teologis, krisis ini dimaknai bukan sebagai kegagalan rohani, melainkan "momen padang gurun" yang paralel dengan pengalaman Elia dalam 1 Raja-raja 19. Penelitian menyimpulkan bahwa intervensi pastoral gereja harus bergeser dari sekadar khotbah motivasi menuju pendampingan eksistensial yang mendalam dan companioning untuk memitigasi isolasi sosial. Temuan ini menyarankan model pelayanan pemuda baru yang mengintegrasikan literasi kesehatan mental dan teologi vokasi.
Referensi
Arnett, Jeffrey Jensen. Emerging Adulthood: The Winding Road from the Late Teens through the Twenties. 2nd ed. Oxford: Oxford University Press, 2014.
Brueggemann, Walter. The Prophetic Imagination. 40th Anniversary Ed. Minneapolis: Fortress Press, 2018.
Erikson, Erik H. Identity: Youth and Crisis. New York: W. W. Norton & Company, 1968.
Festinger, Leon. "A Theory of Social Comparison Processes." Human Relations 7, no. 2 (1954): 117–140.
Kinnaman, David, and Mark Matlock. Faith for Exiles: 5 Ways for a New Generation to Follow Jesus in Digital Babylon. Grand Rapids: Baker Books, 2019.
May, Gerald G. The Dark Night of the Soul: A Psychiatrist Explores the Connection Between Darkness and Spiritual Growth. New York: HarperOne, 2004.
Robbins, Alexandra, and Abby Wilner. Quarterlife Crisis: The Unique Challenges of Life in Your Twenties. New York: TarcherPerigee, 2001.
Santrock, John W. Life-Span Development. 17th ed. New York: McGraw-Hill Education, 2019.
Setiawan, David. "Redefinisi Peran Dosen Teologi dan Hamba Tuhan Di Era Disrupsi Digital." Jurnal Teologi Gracia Deo 4, no. 2 (2022): 88–102.
Smith, James K.A. You Are What You Love: The Spiritual Power of Habit. Grand Rapids: Brazos Press, 2016.
Susanto, Herry. "Spiritualitas Kristen di Tengah Gelombang Budaya Populer." Gema Teologi: Jurnal Teologi Kontekstual 45, no. 1 (2021): 12–25.
Sutanto, Hery. "Etika Kristen Dalam Penggunaan Teknologi Informasi: Sebuah Tinjauan Teologis." Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 17, no. 1 (2018): 15–30.
Tillich, Paul. Systematic Theology. Vol. 1. Chicago: University of Chicago Press, 1951.
Widjaja, Fransiskus. "Pendampingan Pastoral Bagi Generasi Milenial Di Era Digital." DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 4, no. 1 (2019): 10–25.
Wright, N.T. God and the Pandemic: A Christian Reflection on the Coronavirus and Its Aftermath. Grand Rapids: Zondervan, 2020.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Theo Pilus Candra, Demas Arendra, Eiodia Eveline Permata Sari (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Pengguna bebas untuk menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang materi ini dalam media atau format apa pun, selama mencantumkan nama penulis dan sumber asli, serta mendistribusikan karya turunan di bawah lisensi yang sama.

