Makna Autarkēs dalam Filipi 4:11–12: Sebuah Kajian Eksegetis tentang Kecukupan dan Kesederhanaan Pelayan Tuhan
DOI:
https://doi.org/10.66429/1gm4td41Keywords:
autarkēs, Filipi 4:11–12, Paulus, kecukupan Kristen, Stoisisme, kesederhanaan hidupAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna istilah autarkēs (αὐτάρκης) dalam Filipi 4:11–12 melalui pendekatan eksegetis dan teologis, serta mengidentifikasi implikasinya bagi kehidupan dan pelayanan para pelayan Tuhan pada masa kini. Istilah autarkēs sering dikaitkan dengan konsep kemandirian diri dalam filsafat Stoik, namun penggunaan istilah tersebut oleh Paulus menunjukkan transformasi makna yang signifikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) dan analisis eksegetis terhadap teks Filipi 4:11–13 berdasarkan kajian leksikal, historis, dan teologis. Sumber data diperoleh dari teks Alkitab, literatur akademik, komentar Perjanjian Baru, serta artikel jurnal yang membahas konsep autarkeia dalam konteks dunia Yunani-Romawi dan teologi Paulus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa autarkēs menurut Paulus bukanlah kemandirian yang berpusat pada kemampuan manusia sebagaimana diajarkan dalam Stoisisme, melainkan kecukupan yang lahir dari ketergantungan kepada Kristus. Kecukupan tersebut merupakan hasil pembelajaran spiritual yang berlangsung melalui pengalaman hidup, penderitaan, krisis, dan relasi persekutuan dengan komunitas iman. Selain itu, konsep autarkēs berfungsi sebagai kritik teologis terhadap materialisme dan konsumerisme yang dapat memengaruhi pelayanan gerejawi. Paulus menegaskan bahwa identitas, keamanan, dan keberhasilan pelayanan tidak ditentukan oleh kekayaan materi atau pencapaian manusia, melainkan oleh relasi yang hidup dengan Kristus yang memberikan kekuatan dalam segala keadaan. Oleh karena itu, autarkēs dalam Filipi 4:11–12 memberikan landasan teologis bagi pengembangan spiritualitas kesederhanaan, ketergantungan kepada Kristus, dan integritas pelayanan Kristen.
Downloads
References
Arendra, D., & Candra, T. P. (2024). Relevansi Model Kepemimpinan Hamba (Servant Leadership) Berdasarkan Markus 10:42-45 dalam Manajemen Gereja Masa Kini. Journal of Digital Innovation and Social Research, 3(1). https://journal.ptmpd.com/index.php/jdisr/article/view/14
Arnold, Benjamin. “{textalpha}{ὐ}{texttau}{ά}{textrho}{textkappa}η{textsigma} in Stoicism and Phil 4:11: Challenging Individualist Readings of Stoicism.” Novum Testamentum 59, no. 1 (2017): 1–23.
Barclay, John M G. “Paul, Gift and the Battle over Gentile Circumcision.” In Divine and Human Agency in Paul and His Cultural Environment, edited by John M G Barclay and Simon J Gathercole, 60–72. London: T&T Clark, 2008.
Barth, Karl. The Epistle to the Philippians. Louisville: Westminster John Knox Press, 2002.
Bauer, Walter, Frederick W Danker, William F Arndt, and F Wilbur Gingrich. A Greek-English Lexicon of the New Testament and Other Early Christian Literature. 3rd ed. Chicago: University of Chicago Press, 2000.
Bockmuehl, Markus. The Epistle to the Philippians. Peabody, MA: Hendrickson Publishers, 1998.
Briones, David E. Paul’s Financial Policy: A Socio-Theological Approach. London: T&T Clark, 2013.
———. “Paul’s Intentional ``Thankless Thanks’’ in Philippians 4.10--20.” Journal for the Study of the New Testament 34, no. 1 (2011): 56–75.
Eiodia Eveline Permata Sari, & Theo Pilus Candra. (2024). Analisis Pastoral Terhadap Fenomena Burnout pada Hamba Tuhan dan Rekonstruksi Strategi Self-Care Berbasis Teologi Istirahat. Journal of Digital Innovation and Social Research, 3(1). https://journal.ptmpd.com/index.php/jdisr/article/view/15
Hawthorne, Gerald F, and Ralph P Martin. Philippians. Revised. Vol. 43. Word Biblical Commentary. Nashville, TN: Thomas Nelson, 2004.
Holladay, Carl R, and others. “Paul’s Self-Sufficiency (Philippians 4:11).” In Corpus Hellenisticum Novi Testamenti, 325–38. Leiden: Brill, 2014.
Neutel, Karin, and Peter-Ben Smit. “Paul, Imprisonment and Crisis: Crisis and Its Negotiation as a Lens for Reading Philippians.” Journal for the Study of the New Testament 44, no. 1 (2021): 35–48. https://doi.org/10.1177/0142064X211022378.
Ogereau, Julien M. “Paul’s {textkappa}{textomicron}{textiota}{textnu}{textomega}{textnu}{textiota}{textalpha},” n.d.
Schellenberg, Ryan S. “I Have Learned to Be Content.” In Abject Joy: Paul, Prison, and the Art of Making Do, 107–28. Oxford: Oxford University Press, 2021. https://doi.org/10.1093/oso/9780197587683.003.0005.
Silva, Moisés. Biblical Words and Their Meaning: An Introduction to Lexical Semantics. Grand Rapids, MI: Baker Academic, 1994.
———. Philippians. 2nd ed. Baker Exegetical Commentary on the New Testament. Grand Rapids, MI: Baker Academic, 2005.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yudha Mahendra, Eko Sugiharto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles published in Jurnal Therapeuo Teologi dan Pendidikan Kristen are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This license permits anyone to copy, redistribute, remix, transmit, and adapt the work, provided the original work and source are appropriately cited.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Therapeuo Teologi dan Pendidikan Kristen dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan siapa saja untuk menyalin, menyebarluaskan, mencampur, mengirimkan, dan mengadaptasi karya tersebut, asalkan karya asli dan sumbernya dikutip dengan benar.





