Metode Mengajar Diskusi Guru Pendidikan Agama Kristen
Kata Kunci:
Metode Mengajar, Diskusi, Guru Pendidikan Agama KristenAbstrak
Pengajaran merupakan bagian esensial dalam tugas penggembalaan dan pelayanan Pendidikan Agama Kristen yang berperan penting dalam membentuk pertumbuhan iman dan minat belajar jemaat maupun peserta didik. Gembala dan guru Pendidikan Agama Kristen dipanggil tidak hanya sebagai pemimpin rohani, tetapi juga sebagai pendidik yang membimbing umat menuju kedewasaan iman yang berakar pada kebenaran firman Tuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi pustaka, dengan sumber data utama Alkitab serta berbagai literatur teologi, pendidikan Kristen, dan psikologi pendidikan.
Pembahasan difokuskan pada peranan pengajaran gembala, penerapan metode diskusi dalam Pendidikan Agama Kristen, serta kaitannya dengan peningkatan minat belajar dan pertumbuhan iman peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode diskusi—seperti diskusi kelompok, buzz group, dan simposium—yang diteladankan oleh Tuhan Yesus mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, dialogis, dan bermakna. Metode ini mendorong keterlibatan peserta didik secara kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta menumbuhkan sikap kritis, keberanian berpendapat, dan penghargaan terhadap perbedaan. Dengan demikian, pengajaran gembala dan guru Pendidikan Agama Kristen yang alkitabiah, sistematis, dan kontekstual, serta didukung metode diskusi yang efektif, terbukti berkontribusi signifikan dalam meningkatkan minat belajar dan membangun pertumbuhan iman peserta didik secara holistik dan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Suryadi, Martinus Loghe Bondi (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Pengguna bebas untuk menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang materi ini dalam media atau format apa pun, selama mencantumkan nama penulis dan sumber asli, serta mendistribusikan karya turunan di bawah lisensi yang sama.

