Pendekatan Apologetika Dialogis dalam Mengkomunikasikan Injil di Tengah Masyarakat Majemuk
Kata Kunci:
apologetika dialogis, 1 petrus 3:15, masyarakat majemuk, pekabaran injil, toleransi teologis, kearifan lokalAbstrak
Tantangan terbesar bagi gereja di Indonesia bukanlah ketiadaan semangat penginjilan, melainkan ketidaktepatan metode dalam menyampaikannya di tengah realitas sosiologis yang plural. Model apologetika klasik yang cenderung polemis, konfrontatif, dan berfokus pada "kemenangan argumen" sering kali justru membangun tembok pemisah alih-alih jembatan, serta kontraproduktif terhadap upaya memenangkan jiwa. Artikel ini bertujuan untuk merekonstruksi pendekatan apologetika Kristen dari model perdebatan (debate-oriented) menuju model percakapan (dialogue-oriented). Melalui metode kualitatif teologis dengan pendekatan hermeneutik terhadap 1 Petrus 3:15-16 dan Kisah Para Rasul 17, penelitian ini menawarkan konsep "Apologetika Dialogis". Temuan studi menunjukkan bahwa pertanggungjawaban iman (apologia) harus dilakukan dengan spirit kelemahlembutan (prautes) dan rasa hormat (phobos). Dalam masyarakat majemuk, komunikator Injil tidak dipanggil untuk menyerang keyakinan orang lain (destruktif), melainkan untuk mempresentasikan keindahan Kristus secara persuasif dan relasional. Implikasi praktisnya adalah pergeseran dari monolog superioritas menuju dialog yang mendengarkan, di mana kebenaran Injil disampaikan bukan sebagai serangan, tetapi sebagai undangan kasih.
Referensi
Aritonang, Jan S. Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.
Banawiratma, J.B. Yesus Sang Guru: Pertemuan Kejawen dengan Injil. Yogyakarta: Kanisius, 2000.
Bosch, David J. Transforming Mission: Paradigm Shifts in Theology of Mission. Maryknoll: Orbis Books, 2011.
Bruce, F.F. The Book of the Acts. New International Commentary on the New Testament (NICNT). Grand Rapids: Eerdmans, 1988.
Dyrness, William A. Insider Jesus: Theological Reflections on New Christian Movements. Downers Grove: IVP Academic, 2016.
Grudem, Wayne. 1 Peter. Tyndale New Testament Commentaries. Downers Grove: InterVarsity Press, 2018.
Kaiser, Walter C. Mission in the Old Testament: Israel as a Light to the Nations. Grand Rapids: Baker Books, 2000.
Lembaga Alkitab Indonesia. Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2014.
Levinas, Emmanuel. Totality and Infinity: An Essay on Exteriority. Pittsburgh: Duquesne University Press, 1969.
Magnis-Suseno, Franz. Menjadi Saksi Kristus di Tengah Masyarakat Majemuk. Jakarta: Obor, 2003.
McGrath, Alister E. Mere Apologetics: How to Help Seekers and Skeptics Find Faith. Grand Rapids: Baker Books, 2012.
Michaels, J. Ramsey. 1 Peter. Word Biblical Commentary. Waco: Word Books, 1988.
Moltmann, Jürgen. The Trinity and the Kingdom: The Doctrine of God. Minneapolis: Fortress Press, 1993.
Newbigin, Lesslie. The Gospel in a Pluralist Society. Grand Rapids: Eerdmans, 1989.
Pascal, Blaise. Pensées. London: Penguin Classics, 1995.
Simatupang, T.B. Iman Kristen dan Pancasila. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.
Singgih, E.G. Iman dan Politik dalam Era Reformasi di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.
Sire, James W. The Universe Next Door: A Basic Worldview Catalog. Downers Grove: IVP Academic, 2009.
Stott, John R.W. The Contemporary Christian: Applying God's Word to Today's World. Leicester: Inter-Varsity Press, 1992.
Thiessen, Henry C. Teologi Sistematika. Malang: Gandum Mas, 1992.
Van Til, Cornelius. The Defense of the Faith. Phillipsburg: P&R Publishing, 2008.
Volf, Miroslav. Exclusion and Embrace: A Theological Exploration of Identity, Otherness, and Reconciliation. Nashville: Abingdon Press, 1996.
Yewangoe, A.A. Agama dan Kerukunan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.
Zacharias, Ravi. Can Man Live Without God? Dallas: Word Publishing, 1994.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Theo Pilus Candra (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Pengguna bebas untuk menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang materi ini dalam media atau format apa pun, selama mencantumkan nama penulis dan sumber asli, serta mendistribusikan karya turunan di bawah lisensi yang sama.

