Pemeliharaan Allah Dalam Perspektif Alkitab Dan Ilmu Pengetahuan
Kata Kunci:
Pemeliharaan Allah, Providentia Dei, Alkitab, Ilmu Pengetahuan, Teologi KristenAbstrak
Doktrin pemeliharaan Allah (providentia Dei) merupakan ajaran fundamental dalam iman Kristen yang menegaskan keterlibatan Allah secara aktif, berkelanjutan, dan penuh tujuan dalam menopang, mengatur, serta mengarahkan seluruh ciptaan-Nya. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan modern yang menekankan keteraturan alam dan hukum-hukum kausalitas, doktrin ini kerap dipertanyakan relevansinya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemeliharaan Allah dari perspektif Alkitab dan ilmu pengetahuan secara dialogis dan interdisipliner.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka terhadap teks Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, karya-karya teologi klasik dan kontemporer, serta literatur filsafat dan sains. Hasil kajian menunjukkan bahwa Alkitab secara konsisten menyaksikan Allah sebagai Pencipta sekaligus Pemelihara yang bekerja melalui pelestarian, penyediaan, dan pemerintahan atas ciptaan. Pemikiran teolog klasik dan kontemporer menegaskan bahwa pemeliharaan Allah tidak meniadakan hukum alam, melainkan bekerja melalui sebab-sebab sekunder. Dari perspektif ilmu pengetahuan, keteraturan alam, proses evolusi, serta konsep probabilitas dan indeterminasi dapat dipahami sebagai sarana pemeliharaan Allah, bukan sebagai ancaman bagi iman Kristen. Dengan demikian, iman dan ilmu pengetahuan tidak bersifat kontradiktif, melainkan saling melengkapi. Doktrin pemeliharaan Allah tetap relevan dalam dunia modern sebagai dasar teologis bagi keteraturan alam, pengharapan di tengah penderitaan, serta tanggung jawab etis manusia dalam merawat ciptaan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Samijo (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Pengguna bebas untuk menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang materi ini dalam media atau format apa pun, selama mencantumkan nama penulis dan sumber asli, serta mendistribusikan karya turunan di bawah lisensi yang sama.

